Rabu, 18 Maret 2009

Indahnya bunga sakura

Indahnya Bunga Sakura
April 28th, 2006 by salam
Sakura di musim semi memang selalu menebar pesona. Kehadirannya tak pernah lupa dinantikan jutaan manusia di negerinya. Seperti biasa mereka duduk berkelompok di bawah pohon, seraya menikmati keindahannya. Bahkan, tak peduli waktu siang atau malam. Tak jarang pula banyak yang bernyanyi-nyanyi atau sekedar mengabadikan kecantikannya Namun, walaupun bunga sakura indah menawan, usianya tak pernah panjang.
Satu persatu kelopaknya akan jatuh berguguran. Hanya berkisar selama dua pekan, punah lah semua. Pohonnya akan penuh daun saat musim panas, kemudian rontok ketika musim gugur menjelang. Sepanjang musim dingin, hanya dahan dan rantingnya yang tersisa. Sakura akan mekar ketika musim semi kembali tiba.
Subhanallah…Tidakkah bunga Sakura yang merekah sebenarnya sebuah tausyiah bagi hati kita. Meski usianya begitu singkat, tak pernah menghalanginya untuk menebarkan keindahan yang dimiliki. Umpama sepasang kekasih yang telah menjalin ikatan suci, persembahan terbaik dan terindah selama hidup di muka bumi hanya tersaji untuk yang dicintai. Bagai sakura yang telah menyandangkeindahan selama mekar kuntum bunganya, bukankah seyogyanya juga manusia mesti memberikan yang terbaik sepanjang hidupnya. Tak henti menebarkan rasa cinta dan kasih sayang dalam segala akhlaq serta tingkah laku, hingga kematian itu nanti menghampiri kita.

Indahnya bunga sakura

Indahnya Bunga Sakura
April 28th, 2006 by salam
Sakura di musim semi memang selalu menebar pesona. Kehadirannya tak pernah lupa dinantikan jutaan manusia di negerinya. Seperti biasa mereka duduk berkelompok di bawah pohon, seraya menikmati keindahannya. Bahkan, tak peduli waktu siang atau malam. Tak jarang pula banyak yang bernyanyi-nyanyi atau sekedar mengabadikan kecantikannya Namun, walaupun bunga sakura indah menawan, usianya tak pernah panjang.
Satu persatu kelopaknya akan jatuh berguguran. Hanya berkisar selama dua pekan, punah lah semua. Pohonnya akan penuh daun saat musim panas, kemudian rontok ketika musim gugur menjelang. Sepanjang musim dingin, hanya dahan dan rantingnya yang tersisa. Sakura akan mekar ketika musim semi kembali tiba.
Subhanallah…Tidakkah bunga Sakura yang merekah sebenarnya sebuah tausyiah bagi hati kita. Meski usianya begitu singkat, tak pernah menghalanginya untuk menebarkan keindahan yang dimiliki. Umpama sepasang kekasih yang telah menjalin ikatan suci, persembahan terbaik dan terindah selama hidup di muka bumi hanya tersaji untuk yang dicintai. Bagai sakura yang telah menyandangkeindahan selama mekar kuntum bunganya, bukankah seyogyanya juga manusia mesti memberikan yang terbaik sepanjang hidupnya. Tak henti menebarkan rasa cinta dan kasih sayang dalam segala akhlaq serta tingkah laku, hingga kematian itu nanti menghampiri kita.

Haengbok Hagil bAraE...

ke nun sogeseo neoneun tto tareun
kaseul pomyeo urosso
keureoneun niga neomu miwoseo
nado tarra urosso
keuriwo nan niga neomu tchitki torok na apado
na chugeoseoda nae sarangeuro neo
haengbok hagil barae
himi teuro torapomyon na kogie
neul issneunngeo
keu koseta namgyo togoun ni nummul ttaemune
na tto nan chaie neo honja
tulsu opso issossteonge
ijeneun neol neomu saranghae
kal su opsneun iyul twaesso
keuriwo nan niga neomu tchitki torok na apado
na chugeoseoda nae sarangeuro neo
haengbok hagil barae

Rabu, 11 Februari 2009

YANG TERLEWATKAN

Kemana kau s’lama ini
Hingga kalian kunanti
Kenapa baru sekarang
Kita dipertemukan
Sesal tak ‘kan ada arti
Karna semua t’lah terjadiIni
set’lah menjalaniSisa hidup dengannya
Mungkin salahku… Melewatkanmu…
Tak mencarimu… Sepenuh hati…Maafkan aku…
Kesalahanku… Melewatkanmu…
ingga kau kini… Dengan yang lain…Maafkan aku…
Jika berulang kembali
Kau tak akan terlewati
Segenap hati kucari
Dimana kau berada

Walau ku terlambat
Kau tetap yang terhebat
Melihatmu… Mendengarmu…Kaulah yang terhebat

Jumat, 05 September 2008

Baiknya
oleh:
Ada Band
Kehilangan dirimu
Menyakitkan nurani
Separuh nyawa terbawa
Menyisakan perih di hatiku
Reff I: Baiknya semua kenangan
yang terindahTak ku
balut dengan tangis
Baiknya setiap kerinduan
yang merajaTak kuratapi
penuh penyesalan
Ku hanya terus berharap
Ini bukan kenyataan
Kau pergi tinggalkan dunia fana
Akhiri kisah asmara kita berdua
Reff I I: Baiknya semua kenangan
yang terindahTak ku
balut dengan tangis
Baiknya kulepaskan s'gala
kepedihanTuk merelakanmu
Mengapa semua ini terjadi
Betapa kumencintaimu
Ku tak kuasa menahan
kesedihanYang begitu dalam...

Kamis, 04 September 2008

Dengan NafasMu
oleh:
Ungu

[*]Izinkan ku ucap kata taubat
Sebelum Kau memanggilku
kembali pada-Mu, menutup waktuku
Izinkan ku serukan nama-Mu
Sebelum nyawa dalam tubuhku
Kau ambil, kembali pada-MU
[**]Karna ku tahu, hanyalah pada diri-Mu
Tempatku mengadu, tempatku mengeluh
Di dalam do’aku
[***]Dan demi nafas yang telah kau hembuskan dalam kehidupanku
Ku berjanji, ku akan menjadi yang terbaik
Menjalankan segala perintah-Mu, menjauhi segala larangan-Mu
adalah sebaris do’a ku untuk-Mu

Rabu, 27 Agustus 2008

TITANIC

The Titanic was one of the largest passenger cruise ship at its time in 1912. It was captained by Edward John Smith. It left England on April 10, 1912 and docked in France and Ireland before setting sail for New York. There were many immigrants on the ship from Ireland who were leaving for New York. She was powered by coal furnaces that were stocked at full heat during the voyage. There were reports of icebergs from other ships including the Caronia and the Baltic. The captain was pressured by Bruce Ismay, the chairman of the White Star Ship Lines to sail full speed ahead despite all the warnings to slow down. The ship struck an iceberg a few hours before April 15, 1912. She was hit on the side of the ship and she started to fill up with water. During this time, women and children are put into life rafts. The bottom of the interior of the ship filled up fast and tipped the boat vertically. It sunk to the bottom of the Atlantic Ocean on April 15, 1912 at 2:30am.